
MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menemukan sejumlah persoalan serius terkait pengelolaan kendaraan dinas milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Selain kondisinya yang kurang terawat, banyak kendaraan dinas tersebut ditemukan menunggak pajak hingga bertahun-tahun lamanya. Temuan tersebut terungkap saat Rico Waas melakukan pemeriksaan langsung terhadap kendaraan dinas usai memimpin Apel Kendaraan Dinas dan Operasional. Kegiatan apel tersebut digelar di halaman Lotte Grosir Medan, Jalan Gatot Subroto, pada Selasa (6/10/2026). Pemeriksaan tersebut menjadi langkah awal dalam upaya pembenahan aset kendaraan dinas di lingkungan Pemko Medan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 385 unit kendaraan dari total sekitar 5.000-an kendaraan dinas yang dimiliki Pemko Medan dikumpulkan untuk diperiksa secara langsung. Jumlah tersebut menjadi sampel awal dalam proses pemeriksaan menyeluruh terhadap aset kendaraan dinas milik pemerintah kota. Kendaraan yang diperiksa terdiri dari berbagai jenis, mulai dari kendaraan roda dua hingga kendaraan operasional roda empat. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara langsung di lapangan guna memastikan kondisi fisik dan kelengkapan administrasi setiap kendaraan. Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemko Medan.
Dalam proses pemeriksaan tersebut, Rico Waas didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, Suluh Aulia Harahap. Ketiganya turun langsung mengecek satu per satu kendaraan dinas yang telah dikumpulkan di lokasi pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut mencakup kendaraan dinas mulai dari tingkat kelurahan hingga kendaraan operasional milik kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik kendaraan hingga kelengkapan dokumen administrasi. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan keseriusan Pemko Medan dalam menuntaskan persoalan aset kendaraan dinas.
Saat melakukan pemeriksaan, Rico Waas menemukan banyak sepeda motor dinas yang belum membayar pajak kendaraan dalam waktu cukup lama. Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan bahkan ditemukan dalam kondisi tanpa plat nomor serta tidak dilengkapi kaca spion. Temuan tersebut tentu menjadi perhatian serius bagi Rico Waas mengingat kendaraan tersebut merupakan aset milik pemerintah yang seharusnya dirawat dengan baik. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap aset kendaraan dinas selama ini. Temuan tersebut turut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh OPD terkait pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan masing-masing.
Menanggapi temuan tersebut, Rico Waas secara tegas mempertanyakan alasan di balik tidak dibayarnya pajak kendaraan dinas yang seharusnya menjadi kewajiban rutin pengguna. “Kenapa pajak kendaraan ini tidak dibayar? Kenapa dibiarkan tanpa plat dan kaca spion?” tegas Rico Waas saat melakukan pemeriksaan di lokasi. Pernyataan tersebut disampaikan dengan nada tegas sebagai bentuk ketidakpuasannya terhadap kondisi kendaraan dinas yang ditemukan. Ia menilai persoalan tersebut tidak seharusnya terjadi apabila pengelolaan aset dilakukan dengan baik dan bertanggung jawab. Teguran tersebut disampaikan langsung di hadapan para pejabat yang mendampingi pemeriksaan tersebut.
Rico Waas kemudian menegaskan bahwa kendaraan dinas merupakan aset milik pemerintah yang menjadi tanggung jawab penuh bagi setiap penggunanya. Ia menilai setiap pengguna kendaraan dinas wajib menjaga kondisi kendaraan tersebut agar tetap layak digunakan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh kendaraan dinas harus tertib dalam hal administrasi, termasuk kewajiban pembayaran pajak kendaraan secara rutin. Rico Waas juga menegaskan bahwa kendaraan dinas harus digunakan oleh pihak yang memang berhak dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan guna mencegah munculnya temuan serupa di kemudian hari.
Rico Waas turut mengingatkan bahwa kelalaian dalam pengelolaan kendaraan dinas berpotensi menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses audit aset daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh OPD harus memastikan kendaraan dinas yang menjadi tanggung jawabnya dalam kondisi baik serta tertib administrasi. Menurutnya, persoalan tunggakan pajak dan kelengkapan kendaraan merupakan hal mendasar yang seharusnya tidak luput dari perhatian pengguna kendaraan. Ia berharap seluruh jajaran OPD dapat lebih disiplin dalam menjaga serta merawat aset kendaraan dinas yang digunakan. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk peringatan dini sebelum persoalan tersebut berkembang lebih luas.
Lebih lanjut, Rico Waas menegaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan pada hari itu baru mencakup sebagian kecil dari keseluruhan kendaraan dinas yang dimiliki Pemko Medan. “Hari ini, ini baru 385. Kami minta seluruh OPD untuk mengecek semuanya,” kata Rico Waas di hadapan para pejabat dan peserta apel yang hadir. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses pemeriksaan kendaraan dinas akan terus dilanjutkan secara menyeluruh ke seluruh OPD. Ia meminta setiap OPD proaktif melakukan pengecekan terhadap kendaraan dinas yang berada di bawah tanggung jawabnya masing-masing. Instruksi tersebut disampaikan guna memastikan seluruh aset kendaraan dinas dapat terdata dengan baik.
Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, BKAD Kota Medan dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan lanjutan ke seluruh OPD guna memastikan kondisi menyeluruh kendaraan dinas milik Pemko Medan. Pemeriksaan tersebut akan mencakup aspek kondisi fisik kendaraan, status pembayaran pajak, hingga kelengkapan dokumen administrasi lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kondisi aset kendaraan dinas yang dimiliki Pemko Medan secara keseluruhan. BKAD turut diminta untuk menyusun langkah konkret guna menindaklanjuti berbagai temuan yang diperoleh selama proses pemeriksaan tersebut. Proses ini diharapkan dapat berjalan secara sistematis dan menyeluruh di seluruh lingkungan OPD Kota Medan.
Langkah pemeriksaan kendaraan dinas yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Pemko Medan dalam menertibkan pengelolaan aset daerah. Rico Waas berharap melalui pemeriksaan tersebut, seluruh kendaraan dinas dapat tertib administrasi serta terawat dengan baik ke depannya. Ia juga berharap langkah tersebut dapat meminimalkan potensi temuan oleh BPK terkait pengelolaan aset kendaraan dinas di masa mendatang. Pemko Medan menegaskan akan terus melakukan pengawasan berkala guna memastikan seluruh aset daerah dikelola secara bertanggung jawab. Dengan langkah tersebut, diharapkan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Pemko Medan dapat semakin tertib dan akuntabel.
