
KUALANAMU – Sejumlah pengendara mengeluhkan adanya dugaan percobaan pembegalan di ruas jalan menuju Bandara Internasional Kualanamu, tepatnya di sekitar kawasan Sport Center, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Keluhan tersebut mencuat berdasarkan laporan Mistar.id pada Sabtu (17/10/2026). Peristiwa yang dikeluhkan itu disebut terjadi pada dini hari, setelah pukul 00.00 WIB. Kabar tersebut dengan cepat menarik perhatian masyarakat, terutama mereka yang kerap melintasi jalur strategis menuju bandara. Hingga kini, kebenaran peristiwa tersebut masih menunggu penelusuran lebih lanjut dari pihak berwenang.
Menurut keterangan para pengendara, mereka melihat seorang pria duduk di tengah jalan saat kendaraan mendekat. Pria tersebut kemudian berdiri dan berusaha menghentikan kendaraan yang melaju di jalur itu. Aksi tersebut dinilai mencurigakan karena terjadi pada waktu dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi. Pengendara yang melihat kejadian itu mengaku langsung merasa waswas dan berusaha menghindar. Keterangan tersebut menjadi dasar munculnya dugaan adanya upaya penghadangan terhadap pengguna jalan.
Selain pria yang berada di tengah jalan, pengendara juga menduga ada orang lain yang berada di tepi jalan untuk membantu aksi penghadangan tersebut. Posisi mereka disebut berada di titik yang memungkinkan untuk mengawasi kendaraan yang melintas. Meski demikian, keterangan itu sepenuhnya merupakan laporan dari pengendara yang menyaksikan situasi di lokasi. Identitas orang-orang yang dimaksud belum diketahui secara pasti. Keterlibatan mereka dalam dugaan percobaan pembegalan itu pun belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian.
Salah seorang pengendara bernama Budi mengaku khawatir dengan kondisi keamanan di jalur tersebut. Kekhawatiran itu terutama dirasakan oleh pengguna sepeda motor yang dinilai lebih rentan menjadi sasaran. Menurutnya, jalur menuju bandara seharusnya aman karena dilintasi banyak orang dari berbagai daerah. Ia berharap ada penanganan serius agar pengguna jalan tidak lagi merasa terancam saat melintas pada malam hingga dini hari. Keluhan tersebut mewakili keresahan sejumlah pengendara lain yang kerap melewati kawasan itu.
Keluhan serupa disampaikan oleh Zainal, seorang pengemudi rental yang kerap mengantar dan menjemput penumpang di bandara. Ia menyebut bahwa ancaman penghadangan tidak hanya mengintai pengendara sepeda motor, tetapi juga kendaraan roda empat. Menurutnya, mobil yang melintas pada dini hari berpotensi menjadi sasaran karena sering membawa penumpang beserta barang bawaan. Kondisi tersebut membuat para pengemudi harus ekstra waspada selama menjalankan pekerjaan mereka. Zainal berharap kehadiran aparat di jalur tersebut dapat ditingkatkan, terutama pada jam rawan.
Menanggapi keluhan tersebut, Humas Polresta Deli Serdang, Iptu JM Gabe Napitupulu, menyatakan bahwa informasi itu akan diteruskan kepada Polsek Batang Kuis. Langkah tersebut dilakukan agar jajaran kepolisian di tingkat kecamatan dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan masyarakat. Pihak kepolisian menilai informasi dari warga merupakan masukan penting dalam menjaga keamanan wilayah. Koordinasi antarsatuan pun diharapkan dapat berjalan cepat agar kondisi di lapangan segera dipastikan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai hasil penelusuran di lokasi.
Dalam kesempatan itu, kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk tetap waspada saat melintas di jalur tersebut, terutama pada dini hari. Pengendara diminta menghindari berhenti di tempat sepi apabila menemukan situasi yang mencurigakan. Masyarakat dianjurkan untuk tidak mengambil risiko dengan menghadapi pelaku secara langsung. Imbauan itu disampaikan demi menjaga keselamatan setiap pengguna jalan. Kewaspadaan dinilai menjadi langkah awal yang penting untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan di jalan raya.
Polisi turut meminta masyarakat segera melaporkan setiap dugaan tindak pidana yang dialami atau disaksikan kepada pihak kepolisian. Laporan yang cepat dan akurat akan membantu petugas dalam mengambil langkah penindakan di lapangan. Informasi mengenai ciri-ciri pelaku, waktu kejadian, dan lokasi yang tepat dinilai sangat berguna bagi proses penyelidikan. Dengan adanya laporan resmi, aparat dapat meningkatkan patroli di titik-titik yang dianggap rawan. Peran serta masyarakat pun menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan bersama.
Jalur menuju Bandara Internasional Kualanamu merupakan akses vital yang setiap hari dilalui ribuan orang, baik penumpang, pengemudi, maupun pekerja bandara. Karena itu, rasa aman di sepanjang jalur tersebut menjadi hal yang sangat diharapkan oleh masyarakat. Adanya dugaan penghadangan dikhawatirkan dapat menimbulkan keresahan jika tidak segera ditangani. Sejumlah pengguna jalan berharap aparat dapat memperkuat pengawasan, khususnya pada malam hingga dini hari. Penerangan jalan yang memadai juga dinilai perlu diperhatikan agar kawasan itu tidak menjadi titik rawan kejahatan.
Hingga berita ini disusun, belum ada informasi resmi yang memastikan kebenaran dugaan percobaan pembegalan tersebut. Pihak kepolisian masih menunggu hasil penelusuran dari Polsek Batang Kuis untuk memastikan situasi sebenarnya di lokasi. Masyarakat diharapkan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan. Di sisi lain, kewaspadaan tetap perlu dijaga oleh seluruh pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Perkembangan lebih lanjut terkait dugaan ini akan terus dipantau oleh berbagai pihak.
