Jembatan di Teupin Mane Putus Dihantam Banjir Besar, Akses Warga Lumpuh Total

EDITORMEDAN.COM -.Jembatan di Teupin Mane Putus Dihantam Banjir Besar, Akses Warga Lumpuh Total

EDITORMEDAN.COM – Hujan lebat yang mengguyur kawasan Kabupaten Bireuen sejak pagi hingga sore menyebabkan debit air sungai di Teupin Mane meningkat drastis. Derasnya arus membuat sebuah jembatan rangka baja di wilayah tersebut terputus dan tidak dapat dilalui.

Peristiwa itu terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas oprit jembatan mengalami amblas parah hingga badan jalan terputus total. Kondisi ini membuat akses transportasi di kawasan itu lumpuh mendadak.

Air sungai yang meluap tampak berwarna cokelat pekat. Arus deras membawa material lumpur, batang kayu, dan potongan sampah yang menghantam sisi jembatan. Tekanan kuat dari air diduga menjadi penyebab utama runtuhnya struktur penopang oprit.

Warga sekitar yang sedang melintas sontak panik ketika melihat bagian jembatan tergerus dan mulai ambles. Beberapa pengemudi langsung menghentikan kendaraan dan memilih mundur untuk menghindari risiko jatuh ke sungai.

Sejumlah warga lainnya tampak berkumpul di dekat lokasi dengan rasa khawatir. Mereka berusaha memastikan apakah masih ada masyarakat yang terjebak di seberang jembatan. Namun hingga kini belum ada laporan korban jiwa.

Jembatan yang putus tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas warga Teupin Mane dan desa-desa sekitarnya. Selama ini jembatan itu menjadi jalur utama bagi kendaraan roda dua maupun roda empat untuk menuju pusat kota.

Runtuhnya jembatan tentu berdampak besar bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Banyak warga yang kesulitan menuju pasar, tempat kerja, maupun fasilitas publik lainnya lantaran jalur alternatif cukup jauh dan kondisi jalan sebagian tidak memadai.

Selain itu, kendaraan pengangkut hasil pertanian juga tidak dapat melintas sehingga dikhawatirkan terjadi keterlambatan distribusi barang. Kondisi ini membuat warga berharap pemerintah daerah segera melakukan langkah darurat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan darurat atau pembangunan jembatan sementara. Namun petugas dari instansi teknis disebut sudah bergerak menuju lokasi.

Warga mengatakan intensitas hujan sejak pagi sangat tinggi dan berlangsung dalam waktu lama. Hal itu menyebabkan sungai cepat meluap dan mengikis tanah di sekitar fondasi jembatan.

Dalam video lainnya, tampak bagian beton penyangga di sisi jembatan mulai tergantung akibat tergerus arus. Beberapa warga terlihat berusaha memasang pembatas darurat untuk mencegah kendaraan lebih dekat ke area yang rawan runtuh.

Peristiwa ini mengingatkan warga akan pentingnya perawatan infrastruktur, terutama di kawasan rawan banjir. Beberapa warga mengaku sudah beberapa kali melihat kondisi oprit jembatan menurun saat musim hujan datang.

Meski demikian, luapan air kali ini dinilai jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal inilah yang membuat kerusakan terjadi lebih cepat dan lebih parah dari perkiraan.

Sulitnya akses menuju lokasi membuat beberapa warga yang berada di seberang tidak dapat kembali ke rumah dalam waktu dekat. Mereka harus mencari jalur memutar yang jaraknya berkali-kali lipat lebih jauh.

Di sisi lain, sebagian warga berharap pemerintah dapat segera mengupayakan jembatan darurat menggunakan gelagar baja atau jembatan bailey agar akses warga bisa kembali normal meski sementara waktu.

Hingga kondisi membaik, aparat desa mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area jembatan yang runtuh. Selain masih rawan longsor, arus sungai juga masih tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Aktivitas warga di Teupin Mane kini praktis terhambat. Sebagian orang memilih menunda perjalanan karena takut terjebak di jalur yang terputus.

Situasi ini juga menarik perhatian warganet setelah video runtuhnya jembatan viral di berbagai platform. Banyak yang berharap bantuan pemerintah segera turun dan penanganan cepat dilakukan.

Peristiwa jembatan putus di Teupin Mane ini menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana harus terus ditingkatkan, terlebih menjelang musim penghujan yang masih berlangsung.

Sementara itu, warga terus memantau perkembangan debit air dan kondisi jembatan sembari menunggu langkah penanganan resmi. Mereka berharap akses jalur utama segera pulih agar aktivitas bisa kembali normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *