Genangan Mulai Meluas, Warga Binjai Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Banjir

Genangan Mulai Meluas, Warga Binjai Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Banjir

EDITORMEDAN.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Binjai sejak Kamis sore, 27 November 2025, mulai menimbulkan dampak di sejumlah wilayah. Beberapa titik dilaporkan tergenang air, memicu kekhawatiran warga terhadap potensi banjir yang lebih besar.

Sejak pukul 17.00 WIB, intensitas hujan diketahui meningkat signifikan dan berlangsung dalam durasi cukup lama. Kondisi ini menyebabkan saluran air di beberapa kawasan tidak mampu menampung debit yang datang secara tiba-tiba.

Warga yang tinggal di daerah dataran rendah menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Genangan air mulai memasuki halaman rumah dan akses jalan, membuat mobilitas masyarakat terganggu.

Laporan sementara dari sejumlah warga menunjukkan bahwa genangan berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter, tergantung pada wilayah masing-masing. Meski belum mencapai level membahayakan, kondisi ini cukup membuat aktivitas sore dan malam hari tersendat.

Pihak pemerintah kota melalui BPBD Binjai mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati. Mereka meminta warga yang sedang beraktivitas di luar rumah untuk menghindari kawasan yang dikenal sebagai titik rawan banjir.

Selain itu, pengendara motor dan mobil diminta tidak memaksakan melintasi jalanan yang tergenang. Banyak kasus kendaraan mogok terjadi di awal musim hujan akibat nekat menerobos air yang cukup tinggi.

Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Perhubungan, dan aparatur kecamatan telah diterjunkan ke beberapa lokasi untuk melakukan pemantauan langsung. Mereka juga bersiaga untuk memberikan bantuan jika situasi memburuk.

Hujan yang terus turun membuat aliran sungai di sekitar Binjai terpantau mengalami kenaikan debit. Meski belum meluap, potensi peningkatan mendadak tetap ada jika hujan berlangsung lebih lama.

Warga setempat menyebutkan bahwa kondisi seperti ini sudah beberapa kali terjadi dalam dua bulan terakhir. Permasalahan utama diyakini berasal dari drainase yang tidak optimal dan derasnya curah hujan.

Beberapa pedagang kaki lima di area pasar memilih menutup lapak lebih awal demi menghindari risiko barang dagangan basah atau rusak. Aktivitas ekonomi malam hari pun terlihat lebih sepi dari biasanya.

Di pemukiman padat penduduk, warga terlihat saling membantu memindahkan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi. Langkah antisipasi ini dilakukan untuk mengurangi kerugian bila genangan tiba-tiba meningkat.

Sejumlah rumah ibadah dan fasilitas umum mulai disiapkan sebagai tempat pengungsian sementara jika diperlukan. Koordinasi lintas instansi berjalan intens untuk memastikan kesiapan jalur evakuasi.

Pemerintah kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke parit atau sungai. Penyumbatan aliran air menjadi salah satu faktor yang memperparah genangan saat hujan deras datang.

BMKG sebelumnya sudah memberikan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem di wilayah Binjai dan sekitarnya hingga beberapa hari ke depan. Kondisi atmosfer yang tidak stabil meningkatkan peluang hujan deras turun secara mendadak.

Malam hari ini, situasi masih belum menunjukkan tanda membaik. Awan gelap masih menyelimuti sebagian besar wilayah, dan intensitas hujan diperkirakan belum sepenuhnya menurun.

BPBD mengingatkan warga untuk mempersiapkan peralatan darurat ringan seperti senter, obat-obatan, serta dokumen penting di tempat yang mudah dijangkau. Langkah ini penting jika proses evakuasi mendadak diperlukan.

Relawan kebencanaan di Binjai juga sudah mulai bersiap mendukung petugas resmi dalam pemantauan keadaan. Mereka juga membantu menyebarkan informasi kepada warga di media sosial agar tidak terjadi kepanikan.

Pemerintah menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. Aktivitas di luar rumah sebaiknya dibatasi jika kondisi hujan tidak kunjung reda.

Warga yang rumahnya berdekatan dengan aliran sungai dan parit besar diimbau untuk tetap siaga. Kenaikan debit secara tiba-tiba bisa terjadi tanpa tanda-tanda yang jelas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar. Namun, pemerintah kota tetap meminta masyarakat tidak menyepelekan kondisi cuaca yang masih berpotensi memburuk.

Situasi banjir di Binjai akan terus dipantau hingga hujan benar-benar reda. Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang, waspada, dan selalu mengutamakan keselamatan pribadi serta keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *