
MEDAN – Tim Khusus (Timsus) JCS Polrestabes Medan berhasil mengamankan sekelompok pemuda yang diduga anggota geng motor MAYA dan RNR di Jalan Gelas, tepatnya di depan SMA Negeri 4 Medan, Sabtu (14/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.40 WIB.
Awal penindakan berawal dari laporan masyarakat yang curiga terhadap sekumpulan pemuda yang berkumpul di lokasi tersebut. Laporan itu menyebutkan bahwa kehadiran mereka berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di sekitar area sekolah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim 2 JCS Polrestabes Medan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk mencegah kemungkinan terjadinya aksi kriminal atau bentrokan antar-geng motor di wilayah tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan para pemuda dan melakukan pemeriksaan awal. Timsus JCS memastikan bahwa situasi tetap terkendali, dan tidak ada bentrokan fisik yang terjadi saat proses pengamanan berlangsung.
Dari identifikasi sementara, diketahui bahwa kelompok ini tergabung dalam geng motor MAYA dan RNR, yang sebelumnya juga sempat dilaporkan melakukan aktivitas mencurigakan di beberapa titik di Kota Medan.
Polrestabes Medan menegaskan bahwa tindakan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan masyarakat, khususnya di sekitar sekolah, yang rawan terjadi gangguan saat dini hari.
Para pemuda yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga mendata identitas masing-masing anggota guna keperluan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan memproses setiap pelanggaran hukum yang terbukti dilakukan oleh kelompok tersebut, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, agar keamanan kota dapat terjaga secara maksimal.
Polrestabes Medan menekankan pentingnya sinergi antara warga dan aparat kepolisian. Partisipasi aktif masyarakat dianggap krusial untuk mencegah munculnya gangguan keamanan dan tindak kriminal di wilayah perkotaan.
Tim Khusus JCS akan terus memantau pergerakan geng motor di Kota Medan, khususnya yang berpotensi menimbulkan konflik atau aksi anarkis, sehingga penegakan hukum dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Polrestabes juga menegaskan bahwa pembinaan bagi pemuda yang terlibat akan tetap menjadi fokus, termasuk pendekatan edukatif dan sosial agar mereka kembali ke jalur yang positif.
Selain pengamanan di Jalan Gelas, patroli rutin juga dilakukan di titik-titik rawan geng motor, seperti kawasan sekolah, pusat perbelanjaan, dan terminal transportasi. Hal ini untuk meminimalkan risiko gangguan keamanan di malam hari.
Kapolrestabes Medan menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas setiap kelompok yang mencoba mengganggu ketertiban umum. Penindakan ini dilakukan tanpa pandang bulu, sesuai hukum yang berlaku.
Akhirnya, tindakan cepat Timsus JCS Polrestabes Medan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga berharap langkah ini menjadi peringatan bagi kelompok serupa agar tidak mengulangi aksi yang dapat meresahkan lingkungan.
Dengan pengamanan ini, Polrestabes Medan berharap situasi keamanan di Kota Medan, khususnya di kawasan Jalan Gelas dan sekitar SMA Negeri 4, tetap kondusif dan aman bagi seluruh warga, terutama pelajar.
