
EDITORMEDAN.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memberikan fasilitas transportasi gratis berupa bus listrik kepada masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Piala Kemerdekaan U-17 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deliserdang. Kebijakan ini diambil untuk memudahkan akses penonton sekaligus mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan.
Wali Kota Medan, Rico Waas, mengatakan layanan ini dioperasikan secara khusus pada tiga hari pertandingan, yaitu Selasa (12/8), Jumat (15/8), dan Senin (18/8). Setiap hari operasional, bus akan diberangkatkan dari Terminal Amplas menuju Stadion Utama Sumatera Utara dengan jadwal yang telah disesuaikan.
Menurut Rico, inisiatif ini merupakan bentuk dukungan Pemko Medan dalam menyukseskan penyelenggaraan Piala Kemerdekaan 2025 yang menjadi salah satu ajang olahraga prestisius di tingkat nasional. “Kami ingin masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan mudah, tanpa harus khawatir soal transportasi,” ujarnya, Rabu (13/8).
Piala Kemerdekaan U-17 sendiri menjadi salah satu magnet bagi pecinta sepak bola, khususnya generasi muda. Ajang ini diikuti oleh berbagai tim sepak bola U-17 dari seluruh penjuru Indonesia, yang bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat.
Penggunaan bus listrik dinilai sebagai langkah tepat, karena selain mempermudah penonton, juga mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara dan emisi gas buang. Kendaraan berbasis listrik menghasilkan nol emisi dan jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan transportasi berbahan bakar fosil.
Selain itu, layanan bus listrik gratis ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar stadion pada hari pertandingan. Dengan banyaknya penonton yang menggunakan transportasi umum, potensi kemacetan dapat ditekan dan kenyamanan perjalanan tetap terjaga.
Rute bus listrik akan dimulai dari Terminal Amplas, melewati beberapa titik strategis di Kota Medan sebelum menuju ke stadion. Pemko Medan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional, termasuk penempatan petugas di lokasi pemberangkatan dan kedatangan.
Layanan ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang usia. Warga yang ingin memanfaatkannya cukup datang ke Terminal Amplas sesuai jadwal keberangkatan, tanpa perlu membayar biaya apapun. Hal ini menjadi kesempatan baik bagi warga untuk mencoba transportasi berbasis listrik.
Rico juga mengajak warga untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan tempat duduk, mengingat kapasitas bus listrik terbatas. “Kami mengimbau agar masyarakat memanfaatkan fasilitas ini secara tertib, datang tepat waktu, dan menjaga kebersihan selama di perjalanan,” katanya.
Dari sisi teknis, bus listrik yang digunakan memiliki fasilitas kenyamanan seperti pendingin udara, kursi ergonomis, dan sistem keamanan standar. Hal ini diharapkan memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi penumpang, sehingga mereka dapat tiba di stadion dalam kondisi nyaman dan bersemangat.
Penyelenggaraan Piala Kemerdekaan U-17 tahun ini mendapat perhatian luas, tidak hanya dari masyarakat Sumatera Utara, tetapi juga dari daerah lain. Kehadiran bus listrik gratis menjadi nilai tambah yang menunjukkan keseriusan Pemko Medan dalam mendukung event nasional.
Pemerintah juga berharap inisiatif ini menjadi momentum untuk memperkenalkan transportasi ramah lingkungan kepada masyarakat luas. Dengan semakin banyak orang yang mencoba bus listrik, diharapkan kesadaran akan pentingnya transportasi berkelanjutan akan meningkat.
Selain faktor lingkungan, penggunaan bus listrik juga menjadi simbol kemajuan teknologi transportasi di Kota Medan. Langkah ini sejalan dengan visi Pemko untuk menjadikan Medan sebagai kota modern yang mengedepankan inovasi dan keberlanjutan.
Di akhir pernyataannya, Rico Waas mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan Piala Kemerdekaan U-17. Ia berharap event ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memotivasi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, Piala Kemerdekaan U-17 di Stadion Utama Sumatera Utara diharapkan berlangsung meriah, lancar, dan meninggalkan kesan positif bagi semua pihak yang terlibat.
