
KOTA MEDAN – Pemerintah Kota Medan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas tata kota. Salah satu langkah yang tengah digencarkan adalah penataan kabel udara di sejumlah ruas jalan utama.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi dan estetis.
Selama ini, keberadaan kabel yang menjuntai di udara dinilai mengganggu keindahan kota. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Oleh karena itu, Pemko Medan menargetkan pengalihan kabel udara ke sistem bawah tanah. Langkah ini menjadi bagian dari modernisasi infrastruktur kota.
Program penataan ini direncanakan mencakup sekitar 25 ruas jalan sepanjang tahun 2026. Target tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membenahi wajah kota.
Beberapa kawasan strategis telah mulai dilakukan penataan. Di antaranya kawasan Kesawan yang dikenal sebagai pusat kota bersejarah.
Selain itu, penataan juga dilakukan di Jalan Dr Mansyur, yang merupakan salah satu jalur utama dengan aktivitas tinggi.
Jalan Juanda juga menjadi bagian dari program ini. Kawasan ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Selanjutnya, Jalan Zainul Arifin turut masuk dalam daftar prioritas penataan kabel udara.
Hingga April 2026, pengerjaan ditargetkan telah menjangkau hampir 20 ruas jalan. Progres ini menunjukkan percepatan pelaksanaan program di lapangan.
Rico Waas menegaskan bahwa penataan ini tidak hanya berfokus pada estetika. Aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat juga menjadi perhatian utama.
Selain itu, sistem kabel bawah tanah dinilai lebih tahan terhadap gangguan cuaca. Hal ini dapat meningkatkan keandalan jaringan utilitas kota.
Pemko Medan juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam pelaksanaan program ini. Sinergi diperlukan agar pekerjaan dapat berjalan lancar.
Masyarakat diharapkan dapat mendukung program ini demi terciptanya lingkungan kota yang lebih tertata.
Dengan adanya penataan kabel udara ini, Kota Medan diharapkan tampil lebih modern, rapi, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan secara keseluruhan.
