
Sumatera Utara — Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, terus memantau perkembangan kondisi para pengungsi terdampak erupsi Gunung Sinabung. Pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terhadap keselamatan warganya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemprovsu tersebut juga memastikan bahwa ketersediaan kebutuhan dan fasilitas dasar bagi para pengungsi tetap terjaga selama masa tanggap darurat berlangsung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari wartawan, Bobby Nasution telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara untuk terus melakukan pemantauan sekaligus pendampingan dalam penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung.
Instruksi tersebut diberikan agar seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan secara terkoordinasi dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik.
Menindaklanjuti arahan dari Gubernur Sumatera Utara tersebut, BPBD Sumut kemudian mendirikan empat unit tenda pengungsian di Jambur, Desa Suka Tepu, sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak erupsi.
Selain mendirikan tenda pengungsian, BPBD Sumut turut melakukan pembersihan serta pengisian toren dan kamar mandi umum yang digunakan oleh masyarakat di lokasi pengungsian Kelompok Dampingan Kesejahteraan Masyarakat Pengungsi (KDKMP) Desa Suka Tepu.
Tidak hanya itu, pihak BPBD Sumatera Utara juga mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian guna memastikan ketersediaan makanan bagi para pengungsi selama masa tanggap darurat berlangsung.
Sebagai dukungan tambahan, BPBD Sumut turut menyediakan fasilitas berupa mobil toilet portabel serta mobil tangki air bersih yang ditempatkan di lokasi pengungsian untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dan air bersih warga.
Sebelumnya, saat meninjau langsung lokasi pengungsian, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution turut memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar para pengungsi telah terpenuhi dengan baik selama masa tanggap darurat.
Dalam peninjauan tersebut, Bobby Nasution juga menegaskan bahwa Pemprovsu siap menyuplai berbagai kebutuhan yang diperlukan oleh para pengungsi, termasuk kebutuhan pangan dan air bersih.
“Kami dari provinsi datang ke sini bukan mau hanya lihat-lihat. Apa yang dibutuhkan silakan sampaikan, kami akan support. Makanan sudah kami siapkan, air bersih juga kami bawa,” ungkap Bobby Nasution di hadapan para pengungsi.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Pemprovsu untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat erupsi Gunung Sinabung, bukan sekadar melakukan kunjungan seremonial semata.
Bobby Nasution turut membuka ruang bagi para pengungsi untuk menyampaikan secara langsung kebutuhan-kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi, agar Pemprovsu dapat segera menindaklanjuti dan memberikan bantuan yang sesuai.
Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh BPBD Sumatera Utara, mulai dari pendirian tenda, dapur umum, hingga penyediaan fasilitas sanitasi dan air bersih, diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi selama masa tanggap darurat erupsi Gunung Sinabung berlangsung.
Ke depan, Pemprovsu diharapkan terus berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait lainnya guna memastikan penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung dapat berjalan optimal, sehingga kondisi para pengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan yang layak.
