Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Jalan Rusak di Labuhan Deli Secara Menyeluruh, Bukan Sekadar Tambal Sulam

WALI KOTA MEDAN – Keluhan warga mengenai jalan rusak dan ancaman banjir di Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, disampaikan langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Aspirasi tersebut mengemuka saat Rico melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid Djaafar Warahmah, Jalan Young Panah Hijau, pada Jumat (6/11/2026). Kegiatan itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang selama ini mereka hadapi. Suasana dialog antara wali kota dan jamaah berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran orang nomor satu di Pemerintah Kota Medan tersebut disambut baik oleh masyarakat setempat.

Dalam dialog bersama jamaah, seorang warga bernama Widia, yang bertempat tinggal di Gang Anggrek, Lingkungan VII, menyampaikan keluhannya secara langsung. Ia meminta agar jalan yang rusak di lingkungan permukimannya segera diperbaiki. Selain itu, Widia juga memohon pembangunan benteng di belakang permukiman warga guna mengatasi ancaman banjir yang kerap datang. Kedua persoalan tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga sehari-hari. Permintaan itu disampaikan dengan harapan besar agar mendapat perhatian serius dari pemerintah kota.

Menanggapi permintaan perbaikan jalan, Rico menyampaikan bahwa pembenahan akan diupayakan pada tahun depan. “Insyaallah, mungkin tahun depan kita perbaiki jalannya,” kata Rico Waas. Jawaban tersebut disampaikannya secara terbuka di hadapan para jamaah yang hadir. Rico menyadari bahwa kondisi jalan yang rusak sangat berdampak pada mobilitas warga. Meski demikian, ia menegaskan bahwa perbaikan tetap harus mengikuti perencanaan dan ketersediaan anggaran yang ada.

Terkait persoalan banjir, Rico meminta jajaran terkait agar memeriksa sumber dan aliran air sebelum menentukan solusi. Ia ingin penanganan dilakukan berdasarkan pemahaman yang utuh terhadap akar persoalan. Menurutnya, langkah yang diambil tidak boleh sembarangan agar tidak menimbulkan masalah baru. “Jangan sampai kita tutup di satu tempat, tetapi airnya malah melimpah ke tempat lain. Kita cek dulu di mana permasalahan utamanya,” tegasnya. Arahan tersebut ditujukan agar solusi yang dipilih benar-benar efektif.

Rico juga mengakui bahwa Kelurahan Labuhan Deli masih menghadapi sejumlah persoalan yang saling berkaitan. Persoalan tersebut meliputi banjir rob, kondisi tanggul, jalan rusak, serta drainase yang belum memadai. Kondisi itu menunjukkan bahwa wilayah tersebut memerlukan perhatian yang lebih komprehensif dari pemerintah. Oleh karena itu, ia meminta penanganannya direncanakan secara menyeluruh dan berorientasi jangka panjang. Pengakuan tersebut sekaligus menjadi bentuk keterbukaan pemerintah kota terhadap kekurangan yang ada.

Dalam kesempatan itu, Rico menegaskan bahwa pemerintah kota tidak ingin menangani persoalan hanya dengan cara tambal sulam. “Kami sebenarnya tidak ingin hanya melakukan tambal sulam. Kalau tambal sulam, mungkin sementara terlihat bagus, tetapi akhirnya banjir lagi,” ungkapnya. Menurutnya, penanganan sementara hanya akan menimbulkan persoalan berulang di kemudian hari. Karena itu, penanganan jangka panjang dinilai mutlak diperlukan. Pernyataan itu disampaikan sebagai komitmen agar masalah warga dapat diselesaikan hingga tuntas.

Rico meminta jajaran terkait mengidentifikasi akar persoalan secara cermat sebelum merumuskan langkah penanganan. Identifikasi tersebut mencakup pemeriksaan kondisi tanggul, aliran air, dan sistem drainase di kawasan itu. Hasil identifikasi diharapkan menjadi dasar penyusunan program yang terencana dan terukur. Dengan begitu, anggaran yang digunakan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Koordinasi antarperangkat daerah juga diminta terus diperkuat selama proses penanganan berlangsung.

Selain persoalan jalan dan banjir, seorang warga bernama Nurjannah turut menyampaikan permohonan bantuan. Ia meminta bantuan tenda dan kursi untuk menunjang kegiatan perwiritan di lingkungannya. Rico langsung menyanggupi permintaan tersebut tanpa menunda. Ia menyatakan bahwa bantuan itu akan dikirim pada keesokan harinya. Respons cepat tersebut disambut dengan rasa syukur oleh warga yang hadir.

Melalui kegiatan Safari Jumat tersebut, Rico berharap berbagai aspirasi warga dapat segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Ia menilai dialog langsung dengan masyarakat merupakan cara efektif untuk mengetahui kebutuhan yang sesungguhnya di lapangan. Dengan penanganan yang tepat dan berkelanjutan, persoalan lingkungan di Labuhan Deli diharapkan dapat dibenahi secara bertahap. Warga pun berharap janji yang disampaikan wali kota dapat segera diwujudkan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut agar pemerintah kota semakin dekat dengan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *